Speaker Kresek-Kresek atau Pecah

Suara kresek berarti membran speaker tidak bergerak bebas. Ada yang mengganggunya. Gangguan itu bisa berupa kotoran menyentuh membran, air yang mengubah cara bergetar, atau membran itu sendiri yang rusak. Alat di atas menjalankan sapuan pembersih debu, yang merupakan langkah pertama tepat untuk kasus kotoran.
Diagnosis cepat
- Kapan mulai? Tiba-tiba setelah kena air mengarah ke lembap. Bertahap selama berminggu-minggu mengarah ke debu. Tepat setelah jatuh mengarah ke kerusakan.
- Terjadi di semua volume? Hanya saat keras menunjukkan kotoran atau kerusakan sebagian. Di setiap volume, termasuk pelan, menunjukkan masalah lebih serius.
- Satu speaker atau keduanya? Jalankan tes speaker. Jika hanya satu kanal yang kresek, masalahnya lokal di speaker itu.
Perbaikan, berurutan
Langkah 1: Bersihkan. Putar nada pembersih debu di atas dengan volume maksimal, speaker menghadap ke bawah, dua atau tiga siklus. Jika baru kena air, jalankan pengeluar air dulu, lalu sapuan debu.
Langkah 2: Sikat. Sikat gigi kering yang lembut disapukan di jeruji untuk melepaskan kotoran yang sudah dilonggarkan nada. Lembut saja dan jangan pernah menekan ke dalam.
Langkah 3: Tes ulang. Putar lagu yang sama dengan volume sama seperti sebelumnya. Jika kresek hilang atau jelas berkurang, ulangi pembersihan sekali lagi.
Jika kresek tetap ada
Distorsi menetap setelah pembersihan menyeluruh biasanya berarti membran rusak atau melengkung. Ini terjadi setelah jatuh, setelah air kering meninggalkan residu yang mengeraskan membran, atau sekadar karena usia. Tidak ada nada yang bisa memperbaiki membran robek atau melengkung. Penggantian speaker murah di kebanyakan tukang servis dan memulihkan suara sepenuhnya.
Satu pemeriksaan lagi dulu: putar audio dari aplikasi lain dan file lain. Jarang, distorsinya ada di audionya sendiri, terutama pada streaming kualitas rendah. Jika semua sumber kresek dengan identik, berarti speakernya.